October 19, 2021
  • Home
  • Nasional
  • Seminar Pentakosta Kharismatik Bertajuk Jemaat Yang Dewasa Bersama Pdt Abram Suala

Seminar Pentakosta Kharismatik Bertajuk Jemaat Yang Dewasa Bersama Pdt Abram Suala

By on June 20, 2020 0 246 Views

Online Seminar yang diselenggarakan pada Jumat Malam 19/6/2020 lalu,  bertajuk “Jemaat yang Dewasa” di helat melalui di Aplikasi Zoom Conference, dengan menghadirkan pembicara dari kalangan Pentakosta Kharismatik Pdt Abram Suala.

Seminar di pandu host yang piawai membawakan berbagai seminar  dari dalam maupun luar negeri, Pdt Lukas Kacaribu, SH, MH, MPdk membawakan acara ini dengan baik sehingga peserta yang lebih dari 50 peserta mendapatkan bahasan yang membangun dalam Iman kristiani.

Mengenai kedewasaan Jemaat, Pdt Abram Suala memaparkan bahwasanya sebuah Jemaat Gereja harus menjadi satu kesatuan tim yang utuh, tidak terpisah-pisah, sehingga ada yang hebat ada pula yang tidak hebat.

Kondisi jemaat yang terjadi belakangan ini mengalami kemunduran, dimana suatu gereja menganggap gereja lain tidak alkitabiah karena kotbahnya yang kurang pas dihati, kurang menggali alkitab yang konon menggunakan Bahasa Ibrani yang lebih enak didengar telinga, lalu ada yang mengatakan Theologi Pendetanya kekanak-kanakan, atau hanya ingin dikatakan lucu semata tanpa ada isi yang baik.

Kemudaian didalam jemaat terjadi strata sosial yang menganga akibat perbedaan kelas social, dimana beberapa jemaat menganggap saya dari golongan kaum terpelajar, karena lulus perguruan tinggi ataupun bergelar magister maupun doctor, dan kalian kaum kelas bawah yang hanya tamatan sekolah dasar dan menengah saja.

Padahal bila ditelisik lebih dalam, sebuah Tim sepak bola tidak mungkin semua pemainnya akan menjadi pencetak gol, tentu ada yang menjadi gelandang, ada yang menjadi striker, ada yang menjadi penjaga gawang, dan ada yang penerima sepatu emas dari akumulasi gol terbanyak.

Tentu ini semua diraih dari sebuah tim yang solid, tidak mungkin penjaga gawang ingin menjadi pencetak gol, dan begitu pula dengan Grup Musik, yang akan dilihat hanya vokalisnya saja, sedangankan harmonisasi music dan vocal tidak lepas dari dukungan para pemain alat music lainnya.

Kembali kepada kesehatian jemaat, sama halnya dengan kedua contoh diatas, tidak akan semua jemaat sama dalam kehidupannya,  berbagai macam kelas ada dalam jemaat, ada yang sebagai pengerja gereja, ada yang kolektan, ada yang jadi worshiper, ada yang pendoa syafaat tentu ini yang kita maksud dengan kesatuan dalam jemaat.

Dan setelah pemamparan tersebut beberapa peserta menanyakan hal-hal yang berhubungan dengan Kedewasaan Jemaat, diantaranya apabila ada seorang Hamba Tuhan yang iri dengan pelayanan Hamba Tuhan lainnya.

Dengan jelas Pdt Abaram Suala mengatakan jadilah seperti Yusuf, walau dia di musuhi oleh kakak-kakaknya, dia tetap diberkati Tuhan, karena dalam kehidupan kita, kita harus menjadi emas, dan bila dilempar kemanapun kita tetap berharga

Mendewasakan Jemaat dengan mengubah cara pandang jemaat dan dewasa merupakan keputusan yang mutlak harus dijalankan, apalagi didalam masa pandemic corona ini, kita semua perlu belajar bagaimana mendapatkan iman yang baik dengan cara menumbuhkannya dalam hidup kita, kita tidak mampu dalam menumbuhkannya, karena kita hanya mampu menyiram, memberi makanan atau pupuk.

Dan jemaat pun harus diajarkan menjadi dewasa dengan cara, apabila ada ganjalan, ada sandungan, kita harus mencongkel ganjalan tersebut, kita harus menghilangkan sandungan tersebut agar jemaat menajadi mengerti bahwa kedewasaan itu pun memberikan ruang untuk Tuhan menyelesaikan setiap permasalahan kita.

Dan seminarpun diakhiri dengan berdoa bersama bagi seluruh peserta yang ikut dan kesehatan seluruh bangsa Indonesia mengahadapi wabah covid 19 ini dan Tuhan segera memulihkan bangsa Indonesia