May 11, 2021
  • Home
  • Politik
  • Sasar Terduga Teroris, Polisi Malah Dapati Ribuan Formulir C1

Sasar Terduga Teroris, Polisi Malah Dapati Ribuan Formulir C1

By on May 7, 2019 0 331 Views

Jakarta – Polda Metro Jaya menyatakan penangkapan mobil Daihatsu Sigra yang membawa hampir 4 ribu formulir C1 Pemilu 2019 di Menteng, sebenarnya tak disengaja.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono mengatakan razia yang digelar polisi bertujuan untuk memburu dua terduga teroris Bekasi yang kabur. Alih-alih teroris, razia polisi itu justru memergoki ribuan formulir C1 asal Jateng yang hendak dibawa ke Kertanegara Nomor 36 dari Sekretariat Nasional (Seknas) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Jalan HOS Cokro Aminoto Nomor 93, Menteng.

Saat razia, tim melihat ada seorang pengendara mobil yang terlihat ragu-ragu. Ditambah dia juga melanggar aturan lalu lintas,” ucap Argo di Polda Metro Jaya, Selasa, 7 Mei 2019.

Polisi pun merazia mobil tersebut. Sang sopir mengaku tak tahu alamat yang hendak dituju. Pada saat itu lah polisi menemukan tumpukan formulir C1 yang tersimpan dalam kardus dan amplop di mobil tersebut. “Kemudian mobil beserta pengendara kami amankan ke Polsek Menteng dan diserahkan ke Bawaslu yang berwenang,” tutur Argo.

Anggota Bawaslu DKI Jakarta Puadi memastikan, seluruh formulir C1 itu berasal dari beberapa kabupaten dan kota Jawa Tengah dan Jawa Timur, yakni Blitar, Demak, Banjar, dan Boyolali.

Seluruh dokumen itu ada dalam dua kardus masing-masing berisi 2.006 lembar C1 dan 1.761 lembar C1. Selain itu ada dua amplop yang masing-masing berisikan 100 dan 83 lembar formulir C1.

Dari pantauan Tempo pada Senin, 6 Mei 2019, di Gedung Graha Mental Spiritual, Jakarta Pusat, di bagian depan kardus tampak tertempel kertas berisi alamat tujuan.

Tertulis di kertas itu, bahwa kardus itu dikirim atas nama Mohamad Taufik dengan alamat Sekretariat Nasional (Seknas) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Jalan HOS Cokro Aminoto Nomor 93, Menteng.

Tertulis pula kardus bakal dibawa ke Jalan Kertanegara Nomor 36 Jakarta Selatan untuk Direktur Satuan Tugas (Satgas) Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi atas nama Toto Utomo Budi Santoso.

Secara terpisah Taufik membantah kepemilikan ribuan formulir C1 yang ditemukan di Menteng itu dan asal usulnya. Dia menyebut dirinya difitnah.

Seknas, kata Ketua Gerindra Jakarta ini, tak pernah mengumpulkan formulir C1 ke BPN. “Kejadian Sabtu saya ada di sini semua. Saya mengatakan berita itu sama sekali tidak betul,” ujar Mohamad Taufik di Kantor Seknas Prabowo – Sandi di Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 6 Mei 2019. Sumber : tempo.co